Pilkada Damai dari Pemuda Pancasila dan Mahasiswa
Februari 3, 2008
Jajaran Pemuda Pancasila (PP) Sumatera Utara dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) perguruan tinggi menyatakan kesepahaman untuk menciptakan Pilkada Gubsu (Pilgubsu) damai membawa suasana kondusif dalam tataran yang demokratis. Hal itu terungkap dalam acara dialog Pemuda Pancasila dan sejumlah BEM perguruan tinggi, di Gayo Room, Garuda Plaza Hotel Medan, Sabtu (2/1).
Hadir sebagai pembicara dalam dialog tersebut, Ketua MPW PP Sumut Anuar Shah dan sejumlah presiden mahasiswa yakni Nuansa Rambe (UMA), Agustin Harahap (Unimed), Andy Surya (UISU), Rizaldi (UMSU), Abdul Thaib (Univa), Ramadahan Zuhri (Univ Amir Hamzah), Feriansyah Nasution (Univ Al Azhar), Gugun Halomoan (AMIK MBP), Ranto Pasaribu (Unika), Damai Mendrofa (UDA) dan Arie Nurwanto (UNPAB).
Dialog yang dipimpin Ketua Satma PP Sumut Budi Syahputra itu, Anuar Shah yang didampingi Firdaus Nasution, menyatakan bahwa pemuda dan mahasiswa merupakan bagian yang tak terpisahkan, Kesinergian antara keduanya menjadi suatu kekuatan hebat untuk membawa perubahan.
”Kebersamaan dalam bingkai silaturahim perlu dibangun antara pemuda dan mahasiswa. Keduanya bersatu dalam kedamaian. Bersatu menghantam korupsi di Sumatera Utara. Membangun moral force untuk menjalankan fungsi sebagai kontrol sosial,” katanya.
Pilkada Damai
Dalam dialog yang dihadiri Pimpinan Cabang Satma PP Deliserdang, Langkat dan Sergai tersebut, seluruh presiden mahasiswa yang hadir memaparkan pemikirannya mempertegas peranan pemuda dan mahasiswa dalam Pilkada Gubsu 2008.
Feriansyah (Al Azhar) menegaskan, mahasiswa dan pemuda sebagai salah satu pilar demokrasi harus mampu mengambil peran strategis dan signifikan dalam pembangunan Sumut. ”Sumut masih punya persoalan kemiskinan, pengangguran, korupsi dan infrastruktur yang harus dibenahi. Mahasiswa harus berperan,” katanya.
Terkait Pilkada Gubsu, Feriansyah menyatakan mahasiswa dan pemuda harus menyatukan persepsi untuk mensukseskannya. Konflik pilkada tidak boleh terjadi di Sumut, di sinilah mahasiswa dan pemuda mengambil posisi untuk menjaga suasana kondusif yang sudah terbangun. ”Jangan ada konflik, Agar pembangunan di Sumut tidak terhambat. Intinya kita harus mengawasi Pilkada ini agar berlangsung demokratis dan damai,” ujarnya.
Turut hadiri dalam dialog tersebut, pengurus MPW PP Sumut, Rismansyah, OK Amirsyam, Boyke Turangan, Rizaldi Mavi. Ketua PC Satma, Heri Syahputra (Deliserdang), Indra Syahputra (Langkat) dan Isa Lubis (Sergai) serta sejumlah mahasiswa perguruan tinggi. Dalam kesempatan itu, Ketua MPW PP Sumut, Anuar Shah juga membagikan pengalamannya tentang PP. ”Kalau adik-adik mahasiswa mau bergabung, gerbang PP terbuka lebar untuk kalian,” pungkasnya.***
Maret 6, 2008 pukul 5:38 am
maju terus SATMA SUMUT, Kami SATMA Riau mendukungmu
Desember 4, 2008 pukul 8:33 pm
Boyke Turangan adalah duda yang suka menghancurkan hidup gadis-gadis dengan janji-janji manisnya.
Dia ini orang tidak pernah tanggung jawab, sangat tidak pantas dijadikan panutan.
Caleg? Hmmm… Tolong jangan ada yang pilih dia.
Pesan saya adalah benar adanya, tidak dibuat buat. Silahkan periksa sendiri!