Dua gol oleh Mauro Camoranesi dan David Trezeguet memberikan kemenangan 2-1 (0-0) untuk Juventus  atas pimpinan Serie A, Inter Milan, Minggu dinihari kemarin. Dengan hasil ini  selisih Inter dengan AS Roma tinggal empat poin di klasemen. Bukan tidak mungkin Roma yang bakal scudetto di akhir musim.

Sejak dimulainya pertandingan, kedua tim menampilkan permainan yang terbuka. Inter langsung membuka peluang lewat sundulan Dejan Stankovic di menit 18. Sayang, sundulan pemain asal Serbia ini hanya membentur mistar gawang.
Selang tiga menit, Juve membalas lewat tendangan keras Mohammed Sissoko dari luar kotak penalti, tapi tendangan mantan gelandang Liverpool ini masih melambung di atas mistar gawang Julio Cesar.
Inter sebenarnya bisa unggul, jika tendangan bebas Christian Chivu di menit ke-33 tak mampu ditepis kiper nomor satu Italia, Gianluigi Buffon. Hingga jeda, skor 0-0 tak bergeming.
Memasuki babak kedua, Juve berhasil memecah kebuntuan lewat gol yang dicetak Mauro German Camoranesi. Memanfaatkan umpan terobosan Del Piero, dia melesakkan bola yang tak mampu dihalau Cesar. 1-0 untuk Juve. Gol ini sedikit kontroversial karena dari tayangan ulang, Camoranesi berdiri dalam posisi off-side
Tertinggal, Roberto Mancini memasukkan David Suazo untuk menambah variasi serangan Inter. Alih-alih menyamakan kedudukan, Juve justru mampu memperbesar keunggulan lewat David Trezeguet di menit ke-63.
Nerazzuri baru bisa memperkecil kedudukan menjadi 1-2, lewat pemain pengganti, Nuno Maniche yang berhasil meneruskan umpan datar hasil penetrasi yang dilakukan Douglas Maicon di menit 83.
Meski kalah, Inter tetap berada di puncak klasemen dengan raihan 68 poin dari 30 laga, atau hanya unggul empat poin dari AS Roma yang beberapa jam sebelumnya, membungkam Empoli 2-1.
Mengenai gol Camoranesi, Mancini menilai gol itu sama sekali tidak sah karena Camoranesi sudah off-side saat menerima umpan. “Gol Camoranesi tidak sah, ia sudah berada dalam posisi off-side. Tayangan ulang gol itu juga menunjukan gol ini sama sekali tidak sah. Liga Italia memang selalu penuh dengan kontroversi. Kami perlu tenaga ekstra untuk menghadapai kompetisi aneh ini,” tegas Mancini seperti dilansir Sky Sport Italia.(ozi/jpnn)

Tinggalkan Balasan