Tevez: Maafkan Saya Roma
April 10, 2008
Disaksikan Eric ‘King’ Cantona, salah satu legenda hidup yang memperkuat Manchester United periode 1992-1997, dari tribun penonton, Carlos Tevez mencetak gol tunggal ke gawang AS Roma dengan sundulan indah usai bermain satu-dua dengan Owen Hargreaves. Pada fans AS Roma, King Tevez mohon maaf ya….
Ya, kemenangan 1-0 (0-0) atas AS Roma menegaskan keunggulan MU untuk berhadapan dengan Barcelona di babak semifinal. Barca sendiri disaat bersamaan mengalahkan wakil Jerman, Schalke 04, 1-0 (1-0) melalui gol Yaya Toure. Barca lolos dengan agregat total 2-0.
Tevez sendiri layak disebut sebagai ‘King’. Permaianan luar biasa anak muda Argentina ini, mengobrak-abrik pertahanan AS Roma yang digalang Juan dan Philipe Mexes. Hasilnya, hanya Tevez yang mampu menjebol gawang Aleksander Doni, kiper Roma.
Dengan alasan akan menghadapi Arsenal di lanjutan kompetisi Liga Primer pekan ini, Manajer MU Sir Alex Ferguson, merotasi sejumlah pemainnya. Cukup mengejutkan, pasalnya Sir Alex tidak memasang Cristiano Ronaldo dan Wayne Rooney sebagai starter. Tevez disokong kuartet Ryan Giggs, Owen Hargreaves, Anderson dan Park Ji Sung.
Sedangkan AS Roma yang bermain tanpa kapten Fransesco Totti, menaruh Mirko Vucinic, Amantino Mancini dan Rodrigo Taddei di barisan depan. AS Roma yang kalah agregat 2-0 sejak awal mengambil inisiatif serangan. Buktinya di menit 11, sebuah sergapan Vucinic memaksa Edwin van der Saar berjibaku mengamankan gawang. Semenit berselang, giliran Mancini yang menguji ketangguhan kiper senior Belanda itu.
Saling serang membuat mata yang menyaksikan laga Kamis dinihari itu tak berkedip. Menit 15, sebuah peluang emas diperoleh Ryan Giggs setelah menerima umpan Hargreaves. Namun tendangannya masih mampu diraih Doni. Kepiawaian kiper MU dan Roma memaksa pertandingan babak pertama berakhir imbang 0-0. Meski dimenit 27, keuntungan AS Roma dengan hadiah penalti tak mampu dimaksimalkan Daniele De Rossi. Eksekusinya melambung jauh terbang tinggi di atas gawang Van Der Saar.
Awal babak kedua saling serang masih ditunjukkan. Sebuah insiden memaksa wing back AS Roma, Marco Cassetti keluar dan digantikan Max Tonetto. Di menit 56 sundulan terukur Juan memanfaatkan umpan Taddei, masih mampu ditangkap Van Der Saar.
Malapetaka AS Roma terjadi di menit 68. Setelah menerima umpan dari Park Ji Sung, Tevez menekan barisan belakang AS Roma. Kerjasama satu-dua dengan Hargreaves dari sisi kiri pertahanan Roma, yang diakhir dengan sundulan indah mengecoh Mexes dan Doni yang ada di gawang, 1-0 untuk MU.
Pasca gol itu, MU menarik Giggs dan memasukkan Wayne Rooney. Sedang dikubu Roma, Taddei yang sudah kelelahan digantikan Mauro Esposito. Teristimewa adalah masuknya Gary Neville menggantikan Anderson. Ban kapten yang tadinya ada di lengan Rio Ferdinand langsung diserahkan ke lengan Neville yang baru bermain sejak tiga bulan lalu.
Usai gol Tevez sejumlah peluang masih mampu diciptakan kedua kubu. Namun tidak ada gol tambahan. Hingga wasit meniup peluit berakhirnya pertandingan, MU tetap unggul 1-0 dan lolos ke semifinal dengan agregat total 3-0.(ozi)
April 19, 2008 pukul 2:15 pm
Tiada maaf bagimu, Tevez…gol nasib akibat skuad terlemah yang dimiliki Roma. Itupun ferguson dah ketar-ketir