Finale Amaro Milan

April 13, 2008

Bagi AC Milan, bermain di Turin sama seperti saat bertanding di Palermo dan Roma. Bermain luar biasa, tapi harus pulang tanpa poin. Hasil akhir yang sangat pahit (finale amaro-Bahasa Italia-red) bagi Milan, yang katanya sebuah klub raksasa di Eropa.


 Terlebih lagi, hasil ini ‘memantapkan’ posisi Milan sebagai penghuni papan tengah dan berpeluang mengakhiri musim di zona itu. Artinya, musim depan Milan akan bermain di Piala UEFA. Sebuah ajang Eropa untuk klub-klub kelas dua.
 Dua gol dari pemain eks Juventus, Fillipo Inzaghi tidak cukup untuk mengangkat Milan. Skor 3-2 untuk Juventus mennutup perseteruan agung itu dengan gol yang dicetak gelandang muslim asal Bosnia, Hasan Salihamidzic 10 menit sebelum pertandingan berakhir.
  Semua mata tertuju pada laga akbar Juventus-Milan di Stadion Olimpico, Turin. The Bianconeri mengincar tiga angka setelah kekalahan atas Palermo. Begitu juga dengan Milan yang memerlukan kemenangan untuk terus menguntit Fiorentina demi tiket Liga Champions musim depan.
 Sejak awal pertandingan, kedua tim langsung memperagakan permainan cepat dan terbuka. Hasilnya baru 12 menit pertandingan berjalan Alessandro Del Piero membawa timnya unggul 1-0.
 Berawal dari umpan Mauro Camoranesi di sisi kiri pertahanan Milan, Del Piero berhasil menusuk ke jantung pertahanan I Rossoneri, dengan mudah menaklukkan Zeljko Kalac dengan tendangan diagonal menyusur tanah.
 Tertinggal satu gol, para punggawa Rossoneri langsung bereaksi dengan cepat. Alhasil, selang dua menit, Filippo Inzaghi mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Memanfaatkan umpan datar hasil penertrasi yang dilakukan Kaka di sisi kanan, striker veteran ini berhasil mencocor bola tanpa bisa dihalau Gianluigi Buffon.
 Pada menit ke-31, Inzaghi kembali menunjukkan kapasitasnya sebagai predator haus gol lewat gol keduanya. Berawal dari kerjasama satu-dua Bonera dan Ambrosini, Bonera yang lepas dari jebakan off-side berhasil mengirimkan bola kepada Pippo, dengan mudah menceploskan si kulit bundar ke gawang yang kosong. 2-1 untuk Milan. Ini merupakan gol pertama Pippo ke gawang Juventus sejak hengkang 2001 silam.
 Namun menjelang babak pertama usai, Nyonya Besar mampu menyamakan kedudukan menjadi 2-2 lewat Hasan Salihamidzic yang menyentuh bola muntah tepisan Kalac setelah menahan sundulan David Trezeguet. Skor 2-2 bertahan hingga turun minum.
 Memasuki babak kedua, Juventus membuka peluang lewat tendangan jarak jauh Znedek Grygera pada menit 52. Namun, sayang bola yang meluncur deras ke sisi kanan gawang, masih bisa ditepis Kalac.
Merah Bonera
 Petaka bagi Milan muncul pada menit ke-67. Bermaksud memotong bola, soloran kaki Daniel Bonera justru mengenai kaki Momo Sissoko. Akibatnya Bonera harus menerima kartu merah langsung dari wasit.
 Unggul dalam jumlah pemain membuat para punggawa Bianconerri lebih leluasa dalam mendominasi jalannya pertandingan. Hasilnya, pada menit 80 Salihamidzic berhasil mencetak gol keduanya. Berawal dari tendangan bebas Camoranesi, gelandang asal Bosnia ini berhasil menanduk bola ke gawang Kalac yang hanya bisa terdiam.
 Hingga laga usai skor 3-2 untuk La Vecchia Signora tak berubah. Dengan hasil ini, maka Juve berhasil mengamankan posisinya diperingkat ketiga klasemen, dengan 61 poin, dalam 31 laga. Sedangkan bagi Milan, kekalahan ini pastinya akan mempersulit langkah mereka untuk menembus Liga Champions musim depan.(ozi)

Tinggalkan Balasan